Tips Kesehatan Ibu HamilBagi ibu hamil, merawat kesehatan kulit harus dilakukan lebih dari biasanya karena adanya masalah hormonal. Setelah mengetahui problem kesehatan kulit, penting diperhatikan faktor lain yang masih berhubungan, agar dapat segera mengatasi masalah.

Faktor higienis
Mandi sehari dua kali dan menyabuni tubuh dengan benar. Selain itu, karena ibu sering berkeringat, sebaiknya jangan malas berganti pakaian. Sebaiknya ibu pun banyak mengkonsumsi air putih untuk mengganti keluarnya keringat dan agar kelembaban tubuh tetap terjaga.

Resep dokter
Segera ke dokter bila mengalami keputihan berbau dan terasa gatal, agar tak menyebar atau meluas. Pemakaian krem kulit yang dijual bebas boleh-boleh saja, asalkan tak mengandung kortison.

Sesekali boleh saja membersihkan daerah vagina dengan air sirih hangat. “Karena air daun sirih lebih untuk membersihkan dari kuman, bukan untuk mengobati penyakitnya,” terang dr. Hasnah Siregar, Sp.OG.

Pemberian vitamin kulit
Tak perlu, kok. Vitamin akan bermanfaat bila diberikan secara tepat, misalnya, vitamin E diberikan untuk ibu yang susah makan sayur atau ikan.

Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan
Sayuran dan buah-buahan sangat baik untuk elastisitas kulit. Perbanyak pula mengkonsumsi buah yang mengandung vitamin A dan C.

Membersihkan daerah lipatan
Jangan segan dan malas untuk selalu membersihkan daerah kemaluan, juga di lipatan-lipatan seperti ketiak, bawah payudara, dan belakang kuping. Daerah ini harus dibersihkan dan digosok dengan betul.

Jangan langsung tidur
Biasakan untuk membersihkan daerah vagina setelah berhubungan intim dengan suami.

Istirahat cukup
Kulit juga perlu istirahat. Jadi, sebaiknya sebelum tidur, kulit wajah harus dibersihkan dari sisa-sisa kosmetik. Hindari pemakaian kosmetik yang mengandung bahan-bahan perak dan timah hitam. Zat-zat tersebut bisa berpengaruh tidak baik buat janin.